Mengamati Kerja Enzim Bromelin pada Nanas dan Enzim Papain pada pepaya
Mengamati Kerja Enzim Bromelin pada Nanas dan Enzim Papain pada pepaya
Bagi sebagian orang kata “praktikum” mungkin langsung
terbayang wajah Lelah dan tumpukan laporan yang menanti. Namun, bagi saya
praktikum adalah pengalaman yang menarik di dunia sains yang penuh dengan
tantangan dan kesenangan.
Kali ini, saya ingin berbagi pemgalaman seru saat mengikuti praktikum Enzim. Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui cara kerja enzim protease dalam menghidrolisis protein.
Sebelum memulai praktikum, mari kita belajaar dan mengenal alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum kali ini:
A. alat
1. Pisau yang digunakan untuk mengupas dan memotong sampel
2. Blender yang digunakan untuk menghaluskan sampel
3. Gelas Beaker yang digunakan sebagai wadah penampung sampel yang diuji
4. Kertas Penyaring yang digunakan untuk menyaring sampel yang sudah di haluskan
B. bahan
1. Daging sebagai sampel protein yang akan di uji
2. papain dan bromelin adalah enzim yang digunakan dalam mem-protease sampel protein
3. Aquades sebagai bahan campuran dalam pengambilan enzim bromelin dan enzim papain
Langkah- langkah:
1. Isolasi enzim Papain
a. Buah papaya muda dikupas kulitnya.
b. Kemudian kulit dihancurkan dengan blender tanpa pembersihan getahnya terlebih dahulu. Pada proses ini digunakan aquades sebanyak 100 mL, penambahan air pada proses ini, harus diusahakan seminimal mungkin, karena bila terlalu banyak akan mempengaruhi jumlah enzim yang diperoleh.
c. Setelah itu dilakukan penyaringan untuk memisahkan ampas dan filtrat. Filtrat ini kemudian diambil sedangkan ampasnya dibuang.
d. Filtrat dari penyaringan harus didiamkan terlebih dahulu selama 15 menit untuk mengendapkan serat-serat yang masih ikut tersaring pada proses penyaringan.
e. Selanjutnya, sebanyak 3 buah beaker glass yang diisi potongan daging.
f. Beaker glass pertama berperan sebagai kontrol. beaker glass kedua dan ketiga diisi dengan filtrat kulit pepaya. Beaker glass kedua disimpan ke dalam lemari pendingin dan beaker glass ketiga disimpan pada suhu ruang dan dimati setelah satu jam sampai dua jam.
2. Isolasi enzim bromelin
a. Enzim bromelin yang akan diambil yaitu dari isolasi filtrat kulit dan bonggol nanas. Sebelum diblender, mata kulit dibuang terlebih dahulu. Pada proses ini digunakan aquades sebanyak 100 mL, penambahan air pada proses ini, harus diusahakan seminimal mungkin, karena bila terlalu banyak akan mempengaruhi jumlah enzim yang diperoleh.
b. Setelah itu dilakukan penyaringan untuk memisahkan ampas dan filtrat. Filtrat yang diperoleh merupakan bahan yang digunakan untuk proses isolasi enzim, sedangkan ampasnya dibuang.
c. Filtrat dari penyaringan tidak dapat langsung digunakan namun harus didiamkan terlebih dahulu selama 15 menit. Tujuan didiamkan ini yaitu untuk mengendapkan serat-serat nenas yang masih ikut tersaring pada proses penyaringan.
d. Kemudian untuk pengujian, sebanyak 3 buah beaker glass diisi dengan potongan daging. Beaker glass pertama berperan sebagai kontrol. Beaker glass kedua dan ketiga diisi dengan filtrat nanas. Beaker glass kedua disimpan ke dalam lemari pendingin dan beaker glass ketiga disimpan pada suhu ruang dan diamati setelah satu jam dan dua jam.
Hasil praktikum yang diperoleh sangatlah menarik untuk dipelajari, emang hasilnya apa sih? yuk disimakk yaa...
Kondisi awal daging yang digunakan adalah bertekstur kenyal dan berwarna merah, tetapi setelah dilakukan perlakuan isolasi enzim papain dan bromelin terjadi perubahan terhadap tekstur dan warna pada daging yang kita jadikan sebagai sampel protein. Pada hasil enzim papain maupun enzim bromelin menghasilkan perubahan sama yaitu daging yang ditambahkan enzim papain dan bromelin dan dibiarkan terendam pada suhu ruang berubah teksturnya menjadi empuk (lunak) dan berubah warna yang awalnya merah segar menjadi merah pucat dan daging yang dibiarkan didalam suhu dingin/kulkas mengalami perubahan juga tetapi tidak lebih lunak jika dibandingkan dengan daging yang dibiarkan di suhu ruang, sedangkan dari segi warna berubah juga menjadi merah pucat yang menyebabkan daging di suhu ruang lebih empuk adalah karena energi kinetik enzim akan optimal pada suhu ruang, sebaliknya jika dimasukkan kedalam suhu dingin akan memperlambat energi kinetik, Sedangkan untuk daging yang dibiarkan tanpa penanambahan enzim tidak terjadi perubahan baik dari segi tekstur maupun dari segi warna.
Melalui praktikum ini, saya belajar banyak hal, seperti enzim yang dapat memecah ikatan protein itu disebut dengan enzim protease (merupakan enzim golongan hidrolase yang akan memecah protein menjadi molekul yang lebih sederhana) dan tau alasan mengapa ibu-ibu sering memasak daging menggunakan buah nanas ataupun pepaya, karena tujuan dari penambahan buah itu adalah untuk memanfaatkan enzim didalamnya yang digunakan untuk mengempukan daging.
Gambar 1. pengupasan kulit sampel
Gambar 2. proses penambahan aquades
Gambar 3. penambahan enzim

okk
BalasHapusnice info kakakk sandy
BalasHapuskerenn banget
BalasHapusTeruskan anak muda
BalasHapusKeren
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusMantap 🙏🙏🙏
BalasHapusBagus sekali
BalasHapusWow mantap
BalasHapusKeren 👍👍
BalasHapusKeren 👍👍
BalasHapusSangat inspiratif dan bermanfaat
BalasHapusMantap,sukses ya,nak ku
BalasHapusMantap👍👍
BalasHapusMantap👍
BalasHapusTks untuk infonya,👍
BalasHapusTerimakasi buat infonya sandi, jadi tambah wawasannya.
BalasHapusTerimakasih buat infonya sandi, jadi tambah wawasan saya.
BalasHapusTrimakasih kasi infonya sandi, jadi tambah wawasan ku.
BalasHapusNice infonya sandy
BalasHapusKeren
BalasHapusKeren kk Sandy...
BalasHapusTeryata ini penjelasannya mengapa daging lebih
empuk dimasak dengan nenas...👍
Thanks infonya kk Sandy, sdh terbuktikan nenas
BalasHapusdpt melunakkan daging
Mantap👍
BalasHapusTerimakasih infonya abangkuhhhhh
BalasHapusSemangat terus abang kuh
Sangat bermanfaat
BalasHapusNice
BalasHapusthankyou infonyaa kak sandyy
BalasHapus👍🏻👍🏻
BalasHapusMenarik bgttt!!!! Keren! Semangat terus!
BalasHapus👌
BalasHapusMantapp Sandy ...
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusilmu ni🤩
BalasHapusnice ingfo bangg
BalasHapuskerennya abngkuhh
BalasHapus